Menarik

Budaya Permainan Komputer Korea Selatan

Budaya Permainan Komputer Korea Selatan


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Korea Selatan adalah negara yang tergila-gila dengan video game. Ini adalah tempat di mana gamer profesional mendapatkan kontrak enam digit, berkencan dengan supermodel, dan diperlakukan sebagai selebritis A-list. Kompetisi dunia maya disiarkan secara nasional dan mereka memenuhi stadion. Di negara ini, bermain game bukan sekadar hobi; itu adalah cara hidup.

Budaya Video Game di Korea Selatan

Meskipun akses per kapita ke internet broadband tinggi, sebagian besar orang Korea sebenarnya melakukan aktivitas permainan mereka di luar rumah di ruang permainan lokal yang disebut "poni PC." Ledakan hanyalah pusat permainan LAN (jaringan area lokal) di mana pelanggan membayar setiap jam biaya untuk memainkan game multi pemain. Kebanyakan poni murah, mulai dari $ 1,00 hingga $ 1,50 USD per jam. Saat ini ada lebih dari 20.000 poni PC aktif di Korea Selatan dan mereka telah menjadi bagian integral dari tatanan sosial dan lanskap budaya negara. Di Korea, pergi ke sebuah ledakan sama dengan pergi ke bioskop atau bar di Barat. Mereka sangat lazim di kota-kota besar seperti Seoul, di mana kepadatan penduduk yang tinggi dan kurangnya ruang menawarkan penduduk beberapa pilihan untuk interaksi rekreasi dan sosial.

Industri video game merupakan bagian besar dari PDB Korea Selatan. Menurut Departemen Kebudayaan, pada tahun 2008 industri game online mendapat $ 1,1 miliar dolar dalam ekspor. Nexon dan NCSOFT, dua perusahaan pengembangan game terbesar di Korea Selatan melaporkan laba bersih gabungan lebih dari $ 370 juta pada 2012. Seluruh pasar game diperkirakan sekitar $ 5 miliar dolar per tahun, atau sekitar $ 100 per penduduk, lebih dari tiga kali lipat jumlah orang Amerika menghabiskan. Game seperti StarCraft telah terjual lebih dari 4,5 juta kopi di Korea Selatan, dari total 11 juta di seluruh dunia. Video game juga merangsang ekonomi informal negara itu, karena jutaan dolar diperdagangkan setiap tahun melalui perjudian ilegal dan bertaruh pada pertandingan game.

Di Korea Selatan, kompetisi dunia maya dianggap sebagai olahraga nasional dan banyak saluran televisi menyiarkan pertandingan video game secara teratur. Negara ini bahkan memiliki dua jaringan televisi video game penuh waktu: Ongamenet dan MBC Game. Menurut Federal Game Institute, 10 juta orang Korea Selatan secara teratur mengikuti eSports, sebagaimana mereka diketahui. Tergantung pada pertandingan, beberapa turnamen video game mungkin mendapatkan peringkat lebih banyak daripada gabungan bisbol pro, sepak bola, dan bola basket. Saat ini ada 10 liga game profesional di negara ini dan semuanya disponsori oleh perusahaan besar seperti SK Telecom dan Samsung. Imbalan moneter untuk memenangkan turnamen liga sangat besar. Beberapa pemain Korea Selatan yang paling terkenal seperti legenda StarCraft, Yo Hwan-lim bisa mendapatkan lebih dari $ 400.000 setahun hanya dari pertandingan liga dan sponsor. Popularitas eSports bahkan telah mengarah pada penciptaan World Cyber ​​Games.

Kecanduan Game di Korea Selatan

Selama dekade terakhir, pemerintah Korea telah menghabiskan jutaan dolar untuk klinik, kampanye, dan program untuk meminimalkan masalah ini. Sekarang ada pusat perawatan yang didanai publik untuk pecandu game. Rumah sakit dan klinik telah menginstal program yang berspesialisasi dalam mengobati penyakit. Beberapa perusahaan game Korea seperti NCsoft juga membiayai pusat konseling swasta dan hotline. Pada akhir 2011, pemerintah mengambil langkah tegas lebih lanjut dengan memberlakukan "Hukum Cinderella" (juga disebut Hukum Shutdown), yang mencegah siapa pun yang berusia di bawah 16 tahun untuk bermain game online di PC, perangkat genggam, atau pada ledakan komputer. mulai tengah malam hingga pukul 6 pagi. Anak-anak harus mendaftarkan kartu identitas nasional mereka secara online sehingga mereka dapat dipantau dan diatur.

Undang-undang ini sangat kontroversial dan diperdebatkan oleh mayoritas masyarakat umum, perusahaan video game, dan asosiasi game. Banyak orang berpendapat bahwa undang-undang ini melanggar kebebasan mereka dan tidak akan membuahkan hasil positif. Anak di bawah umur bisa mendaftar menggunakan identifikasi orang lain atau sepenuhnya menghindari larangan dengan menghubungkan ke server Barat sebagai gantinya. Meskipun dengan melakukan itu, itu pasti menegaskan kecanduan seseorang.



Komentar:

  1. Hollis

    What a helpful question

  2. Faelrajas

    I'm sorry, but in my opinion, you are wrong. Saya mengusulkan untuk membahasnya. Tuliskan kepada saya di PM, bicaralah.

  3. Demodocus

    Saya minta maaf, itu telah mengganggu ... Saya mengerti pertanyaan ini. Mari kita bahas. Tulis di sini atau di PM.

  4. Huynh

    you realize, in saying ...

  5. Scead

    Ngomong -ngomong, saya mengucapkan selamat

  6. Lance

    I have removed this thought :)

  7. Michel

    ))))))))))) I can't verify you :)

  8. Malakazahn

    Cool article, by the way, I want to propose to the author to install a chip from Yandex.Money on the site Give a ruble. I would give, so to speak, for maintenance.

  9. Fitzhugh

    Very clearly written, I liked it very much. I do not regret reading



Menulis pesan

Video, Sitemap-Video, Sitemap-Videos